Garis hidup Sugiono berubah secara signifikan ketika ia terpilih dalam program beasiswa yang digagas oleh Prabowo Subianto untuk mengirim alumni Taruna Nusantara ke perguruan tinggi militer di Amerika Serikat. Ia menempuh pendidikan sebagai kadet di Norwich University, kampus militer tertua di Amerika, dan berhasil meraih gelar sarjana di bidang Teknik Komputer. Meskipun sempat bekerja di Amerika, kecintaannya pada tanah air membawanya pulang untuk menempuh pendidikan calon perwira TNI di Akademi Militer Magelang. Karier militernya bermula sebagai prajurit korps Infanteri di satuan elit Kopassus, namun ia kemudian memilih untuk pensiun dini dengan pangkat Letnan Satu guna mendampingi perjuangan politik Prabowo Subianto sebagai sekretaris pribadinya sejak berdirinya Partai Gerindra pada tahun 2008.Transisi dari dunia militer ke politik membawa Sugiono pada posisi strategis di parlemen, di mana ia pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang membidangi pertahanan dan luar negeri. Pengalaman panjangnya sebagai “orang kepercayaan” di lingkaran dalam Presiden Prabowo menjadikannya sosok yang sangat memahami arah kebijakan strategis negara. Kini, sebagai Menteri Luar Negeri pertama dari partai politik setelah era reformasi sekaligus yang pertama berlatar belakang militer, Sugiono membawa perspektif baru dalam diplomasi Indonesia. Dari seorang pemuda Gayo yang bercita-cita menjadi tentara, ia kini berdiri di garis depan untuk memastikan posisi Indonesia tetap kokoh dan disegani dalam pergaulan antarbangsa di tengah dinamika global yang penuh tantangan.(Red)
Sumber:
[Wikipedia Bahasa Indonesia] – “Sugiono(politikus)”
#Sugiono
#MenteriLuarNegeri
#DiplomasiIndonesia
#Gayo
#AcehTengah
#Kopassus
#Gerindra
#TokohNasional
#UpdatePolitik