Bukan Politisi Biasa! Inilah Profil Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR yang Juga Bergelar Guru Besar!
Maret 11, 2026
pajajaranpost.com // Di panggung politik nasional, nama Prof. Dr. Ir. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., muncul sebagai anomali yang mengesankan. Jika biasanya tokoh publik harus memilih antara jalur politik atau akademik, Dasco membuktikan bahwa ia mampu memuncaki keduanya secara bersamaan. Kini, ia kembali menduduki kursi Wakil Ketua DPR-RI periode 2024–2029, membawa bobot intelektual seorang Guru Besar ke dalam jantung pengambilan keputusan negara.
Perpaduan Langka: Insinyur Teknik yang Menjadi Doktor Hukum
Perjalanan akademik Dasco merupakan cerminan dari kegigihan yang luar biasa. Ia memulai langkahnya sebagai mahasiswa Teknik Elektro di Universitas Pancasila pada era 80-an. Namun, ketertarikannya pada tatanan keadilan membuatnya “banting setir” untuk mendalami ilmu hukum di usia yang sudah matang.
Tak tanggung-tanggung, ia menyelesaikan seluruh jenjang pendidikan hukum—mulai dari Sarjana, Magister, hingga meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Islam Bandung pada 2015. Puncak pencapaian akademisnya terjadi pada tahun 2022, saat ia resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar Ilmu Hukum di Universitas Pakuan.
Nakhoda Keamanan di Parlemen
Sebagai pimpinan DPR dari Fraksi Partai Gerindra, Dasco bukan sekadar pengisi jabatan. Pada periode 2024–2029, ia dipercaya mengemban tugas sebagai Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (KORPOLKAM). Posisi ini menempatkannya sebagai pengawas utama bagi komisi-komisi vital di Senayan:
Komisi I: Menangani urusan Pertahanan, Intelijen, dan Luar Negeri.
Komisi II: Menangani Pemerintahan Dalam Negeri dan Otonomi Daerah.
Komisi III: Menangani Hukum, HAM, dan Keamanan.
Badan Legislasi (Baleg): Dapur pembuatan undang-undang di Indonesia.
Keahlian hukumnya memberikan keunggulan strategis dalam menyusun undang-undang yang presisi dan tajam, menjadikannya salah satu pimpinan parlemen yang paling disegani dalam proses legislasi.
Dedikasi di Dunia Pendidikan sebagai Rektor
Meski sibuk dengan urusan negara, Dasco tetap mengabdikan dirinya untuk mencetak generasi muda. Sejak tahun 2020, ia menjabat sebagai Rektor Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI). Di bawah kepemimpinannya, ia mendorong universitas untuk menjadi pusat pemikiran yang kritis namun tetap menjunjung tinggi rasa kebangsaan.
Keterlibatannya yang aktif sebagai dosen tetap di berbagai universitas menunjukkan bahwa bagi Dasco, politik adalah cara untuk berkuasa guna melakukan perubahan, sedangkan pendidikan adalah cara untuk memastikan perubahan tersebut berkelanjutan.
Sosok Kunci di Balik Layar Stabilitas Politik
Di luar jabatan formalnya, Sufmi Dasco Ahmad dikenal sebagai sosok “jembatan” dalam dinamika politik tanah air. Kemampuannya berkomunikasi dengan berbagai faksi politik, baik kawan maupun lawan, menjadikannya salah satu faktor kunci dalam menjaga stabilitas politik nasional.
Kisah hidup Sufmi Dasco Ahmad memberikan pesan kuat bagi generasi muda: bahwa kesuksesan tidak harus linear. Seorang insinyur bisa menjadi ahli hukum, dan seorang politisi tetap bisa menjadi pejuang pendidikan.(Red)